RANCANGAN CPL DAN CPMK KURIKULUM OBE PRODI IQT FUSA UIN MATARAM
| No | CPL PRODI | CPMK |
| 1 | Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menunjukkan sikap religious dan menjunjung tinggi nilai kemanusian dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika. | 1. Mahasiswa mampu menampilkan sikap religius, jujur, bertanggung jawab, dan beretika dalam seluruh aktivitas akademik dan sosial. 2. Mahasiswa mampu menginternalisasi nilai-nilai kemanusiaan dan moral keislaman dalam pengambilan keputusan akademik dan profesional. |
| 2 | Menguasai pengetahuan tentang al-Qur’an secara mendalam dari segi bentuknya, sistematikanya, Sejarah penyusunan dan pengumpulannya, serta pengetahuan lain terkait materi dasar untuk menafsirkannya (P2) | 3. Mahasiswa mampu menjelaskan bentuk, sistematika, serta sejarah penyusunan dan pengumpulan al-Qur’an secara komprehensif. 4. Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menjelaskan disiplin ilmu dasar yang diperlukan dalam penafsiran al-Qur’an. |
| 3 | Menguasai pengetahuan tentang langkah-langkah dalam mengembangkan pemikiran kritis, logis, kreatif, inovatif dan sistematis serta memiliki keingintahuan intelektual untuk memecahkan masalah pada tingkat individual dan kelompok dalam komunitas akademik dan non akademik (P2) | 5. Mahasiswa mampu menerapkan pola berpikir kritis, logis, dan sistematis dalam menganalisis persoalan keilmuan. 6. Mahasiswa mampu menganalisis problem akademik dan sosial secara individual maupun kolaboratif. |
| 4 | Menerapkan berbagai metode dan pendekatan penelitian di bidang Ilmu al-Qur’an dan tafsir, baik penelitian kualitatif maupun kuantitatif.(P3 | 7. Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik dan tahapan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif dalam Ilmu al-Qur’an dan Tafsir. 8. Mahasiswa mampu menerapkan metode penelitian yang tepat dalam kajian Ilmu al-Qur’an dan Tafsir. |
| 5 | Menganlisis perkembangan tafsir baik mengenai aliran-alirannya, metodenya, dan coraknya sejak masa klasik, pertengahan, modern hingga kontemporer. (P4) | 9. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aliran, metode, dan corak tafsir pada setiap periode sejarah. 10. Mahasiswa mampu menganalisis dinamika dan konteks sosial-intelektual perkembangan tafsir lintas zaman. |
| 6 | Membandingkan berbagai ragam bacaan (qira’at) al-Qur’an, model terjemahannya, metode penghafalan dan metode pembelajarannya.(P5) | 11. Mahasiswa mampu membandingkan ragam qira’at dan model terjemahan al-Qur’an secara argumentatif. 12. Mahasiswa mampu mengevaluasi metode penghafalan dan pembelajaran al-Qur’an dalam konteks pendidikan kontemporer. |
| 7 | Menghubungkan Ilmu al-Qur’an dan Tafsir dengan berbagai lmu-ilmu Sosial humaniora dan sainsI sebagai kerangka integrasi keilmuan.(P6) | 13. Mahasiswa mampu menjelaskan relasi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir dengan ilmu sosial, humaniora, dan sains. 14. Mahasiswa mampu merumuskan model integrasi keilmuan berbasis kajian al-Qur’an dan Tafsir. |
| 8 | Menampilkan kemampuan literasi informasi, media dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan keilmuan dan kemampuan kerja; | 15. Mahasiswa mampu menelusuri, mengevaluasi, dan memanfaatkan sumber informasi ilmiah secara etis. 16. Mahasiswa mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan keilmuan dan profesionalisme. |
| 9 | Mendesain dan mengembangkan konsep dan praktis Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, baik pada lembaga-lembaga formal, maupun non-formal, berlandaskan penguasaan ilmu al-Qur’ an dan Tafsir, dan ilmu-ilmu pendukung lainnya; | 17. Mahasiswa mampu merancang konsep pengembangan Ilmu al-Qur’an dan Tafsir pada lembaga formal dan nonformal. 18. Mahasiswa mampu menerapkan konsep tersebut dalam praktik pendidikan dan dakwah berbasis keilmuan. |
| 10 | Menyusun deskripsi saintifik, hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tingg | 19. Mahasiswa mampu menyusun karya ilmiah sesuai kaidah akademik dan metodologi penelitian. 20. Mahasiswa mampu mempublikasikan karya ilmiah melalui media institusional secara bertanggung jawab. |
| 11 | Mempraktikkan Baca Tulis al-Qur’an (BTQ) dengan baik dan benar berdasarkan ketentuan ilmu qira’at dan ilmu tajwid serta menghafal minimal 2 juz al-Qur’an (Juz 29-30); | 21. Mahasiswa mampu membaca dan menulis al-Qur’an sesuai kaidah qira’at dan tajwid. 22. Mahasiswa mampu menghafal minimal dua juz al-Qur’an (Juz 29–30) dengan bacaan yang benar. |
| 12 | Menampilkan kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan dengan menggunakan bahasa Arab dan bahasa asing lainnya dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja. | 23. Mahasiswa mampu berkomunikasi secara lisan dalam bahasa Arab dan bahasa asing dalam konteks akademik. 24. Mahasiswa mampu menyusun tulisan akademik dalam bahasa Arab dan/atau bahasa asing untuk keperluan profesional. |