The Qur’anic Sciences and Tafsir Study Program (IQT)’s Profile

The Qur’anic Sciences and Tafsir Study Program (IQT) at the Faculty of Ushuluddin and Religious Studies, UIN Mataram, was established based on the Decree of the Director General of Islamic Education of the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia Number 1265 of 2015. In the early years, this study program was part of the study programs at the Faculty of Sharia and Islamic Economics of the State Islamic Institute (IAIN) Mataram. After IAIN transformed into the State Islamic University of Mataram (UIN Mataram) on November 9, 2017, this study program became part of the Faculty of Ushuluddin and Religious Studies at UIN Mataram, along with two other study programs; The Islamic Political Thought Study Program and The Sociology of Religion Study Program.

In 2024, the Quranic Sciences and Tafsir study program received the Excellent Accreditation rating issued by the National Accreditation Board for Higher Education (BAN PT) with Decree Number: 7117/SK/BAN-PT/Ak/S/XII/2024, along with two other study programs at the Faculty of Ushuluddin and Religious Studies (FUSA) UIN Mataram, making FUSA UIN Mataram the first faculty with 100% of its study programs accredited with an Excellent rating.

Program Studi Ilmu al-Quran dan Tafsir (IQT) Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram didirikan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 1265 Tahun 2015. Pada masa awal berdiri, Prodi ini tergabung ke dalam Prodi-Prodi Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram. Setelah IAIN bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri Mataram (UIN Mataram) pada tanggal 9 November 2017, Prodi ini menjadi bagian dari Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram, bersama dengan dua Prodi lainnya, yakni Prodi Pemikiran Politik Islam, dan Prodi Sosiologi Agama.

Pada Tahun 2024, Prodi Ilmu al-Quran dan Tafsir memperoleh predikat Akreditasi Unggul yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT dengan Nomor SK: 7117/SK/BAN-PT/Ak/S/XII/20214 bersama dengan dua Prodi lain yang ada di Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Mataram, menjadikan FUSA UIN Mataram, Fakultas pertama dengan 100 % Prodi terakreditasi predikat Unggul.

VISI PROGRAM STUDI IQT (Vision)

Developing the Study of Qur’anic Sciences and Tafsir based on the Integration of Islamic Studies and Social-Political Sciences in a Global Context.

Visi Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir adalah Mengembangkan Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir berbasis Integrasi Keilmuan dalam Konteks Global.

MISI PROGRAM STUDI IQT (Mission)

Berdasarkan visi yang ada, maka dirumuskan misi sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran serta menerapkan keilmuan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang mengarah kepada nilai kecerdasan dan keunggulan yang sesuai dengan tuntutan zaman. (Organizing education and teaching as well as applying the knowledge of Qur’anic Sciences and Tafsir aimed at intelligence and excellence values in accordance with the demands of the times.)
  2. Melaksanakan penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan pendekatan multidisipliner. (Research and scientific studies in the field of Qur’anic Studies and Tafsir with a multidisciplinary approach.)
  3. Melaksanakan/Meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu al-Qur’an dan Tafsir yang berbasis integrasi ilmu) secara humanis dan moderat. (Enhancing community service in the field of Qur’anic studies and Tafsir based on the integration of knowledge in a humane and moderate manner.)
  4. Meningkatkan jalinan kerjasama dengan stakeholder dalam bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sebagai realisasi perwujudan tridharma perguruan tinggi. (Enhancing collaboration with stakeholders in the field of Qur’anic Studies and Tafsir as a realization of the implementation of the university’s threefold mission.)
  5. Meningkatkan sistem manajerial dalam pengelolaan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang berbasis akuntabilitas, transparansi, efesiensi dan efektifitas. (Improving the managerial system in the management of the Qur’anic Studies and Tafsir Study Program based on accountability, transparency, efficiency, and effectiveness.)

TUJUAN PROGRAM STUDI IQT (Goals)

Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir bertujuan menghasilkan lulusan yang dalam beberapa tahun setelah lulus mampu:

  1. Mengembangkan pemahaman dan penafsiran Al-Qur’an secara akademik, kontekstual, dan moderat, dengan penguasaan ilmu-ilmu Al-Qur’an, metodologi tafsir klasik dan kontemporer, serta kemampuan membaca realitas sosial, budaya, dan keilmuan secara kritis. (Developing an understanding and interpretation of the Qur’an in an academic, contextual, and moderate manner).
  2. Berperan secara profesional dalam bidang pendidikan, dakwah, riset, dan pengembangan wacana keislaman, dengan menjunjung tinggi nilai etika akademik, sikap religius, tanggung jawab sosial, serta komitmen pada Islam yang rahmatan lil-‘alamin. (Playing a professional role in the fields of education, preaching, research, and the development of Islamic discourse, while upholding academic ethics, religious attitudes, social responsibility, and a commitment to inclusive Islam)
  3. Menerapkan kajian Al-Qur’an dan tafsir dalam konteks dunia kerja dan pengabdian masyarakat, baik pada lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, media, lembaga penelitian, maupun sektor sosial-kultural, dengan keterampilan analitis, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. (Applying the study of the Qur’an and its interpretation in the context of the workplace and community service, whether in educational institutions, religious institutions, media, research institutions, or the socio-cultural sector).
  4. Menghasilkan karya pemikiran, penelitian, dan penyajian tafsir Al-Qur’an yang solutif dan relevan, yang mampu menjawab tantangan keagamaan kontemporer seperti pluralitas, keadilan sosial, etika publik, serta relasi agama, sains, dan budaya. (Producing works of thought, research, and presentation of Quranic interpretation that are solution-oriented and relevant, capable of addressing contemporary religious challenges).
  5. Mengembangkan sikap kepemimpinan, kolaborasi, dan pembelajaran sepanjang hayat, sehingga lulusan mampu meningkatkan kapasitas diri, beradaptasi dengan dinamika dunia kerja, serta berkontribusi secara berkelanjutan dalam penguatan keilmuan Al-Qur’an dan kehidupan beragama di tingkat lokal, nasional, dan global. (Develop leadership, collaboration, and lifelong learning attitudes, so that graduates are able to enhance their personal capacity, adapt to the dynamics of the workforce, and contribute sustainably to the strengthening of Qur’anic knowledge and religious life at the local, national, and global levels).

Back to top button
Translate